Bukan Kehendak Mereka, tapi Ulah Manusia: Rahasia di Balik Perang Dingin Anjing Vs Kucing


K9Canda - Suatu hari, si Kucing Oren sedang asyik bersantai di teras. Tiba-tiba, si Anjing Brown melompat dan mengejarnya heboh. Oren kaget setengah mati.

"Guk! Guk! Pergilah, Oren!" terik Coklat.

"Heh, lo kenapa sih, Brown? Gue lagi santuy!" balas Oren sambil menyalakan pagar.

Tapi keesokan harinya, pemandangan berubah. Brown dan Oren malah tidur berdua di atas karpet, saling bersandaran. Manis.

Kok bisa?

Anjing & kucing bersahabat


Begini ceritanya.
Ternyata, dulu Brown kecil pernah melihat kupu-kupu mengusir Oren dari dapur.

Tuannya berkata, "Ssst! Hus! Pergi sana, kucing!" sambil mengacungkan sapu.

Sejak saat itu, Brown punya kenangan buruk tentang kucing. Setiap lihat Oren, dia ingat sapu dan bentakan. Maka jadilah Brown "polisi dadakan" yang mengejar Oren setiap saat.

Tapi suatu hari, putaran mulai berubah. Tuannya memberi makan Oren di dekat Brown sambil bersantai keduanya. Tuannya juga mengajak Brown bermain bola di samping Oren yang sedang tidur.

Brown bingung: "Lho, bos saya dulu benci kucing, sekarang kok sayang?"

Karena Anjing adalah makhluk paling setia sedunia, dia hanya butuh waktu sebentar untuk menyesuaikan diri. 

Begitu bagusnya menunjukkan kedamaian, Brown pun mengikuti. Oren yang awalnya was-was akhirnya santai lagi.

Jadi, berantem itu bukan pilihan mereka — tapi cerminan kita.

Pesan moral: Jangan sampai anjing melihat kita merasa buruk. Sebab, dia akan meniru itu seumur hidupnya. Mau marah-marah? Boleh. Tapi ingat, anjingmu akan jadi "rekaman" dirimu. 😁

(Sumber kisah: hasil nguping pembicaraan Brown & Oren, via K9Canda)

Oleh : Priono Subardan

Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa & K9Canda

Artikel ini adalah bagian dari program #k9Dewa#k9CandaedisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup anjing kesayangan.




Bukan Kehendak Mereka, tapi Ulah Manusia: Rahasia di Balik Perang Dingin Anjing Vs Kucing

K9Canda - Suatu hari, si Kucing Oren sedang asyik bersantai di teras. Tiba-tiba, si Anjing Brown melompat dan mengejarnya heboh. Oren kaget...