Mochi Nge-Handstand Demi Tampak "Gede"


K9CanDa - Namanya Mochi, si betina mungil yang badannya cuma sebesar roti tawar—imut, bulat, dan mudah digendong. Suatu saat sakit, saat diajak melenggang di taman, hidungnya menangkap sinyal bahaya: aroma khas Bronson, si Bulldog raksasa dari ujung jalan. 

Tulisan bernuansa canda ini terkait pertanyaan anggota komunitas anjing, kelompok Pemula yang bertanya-tanya melihat anjing betina saat kencing ngeerankan.

Versi serius atas kasus ini, disajikan dengan judul "Posisi Kencing Anjing Betina: Umumnya Jongkok, kecuali Saat Menandai Bau".

Tiba-tiba, mata bulat Mochi berubah menjadi tajam bak detektif yang menemukan petunjuk.

"Ini bukan sekedar jalan-jalan. Ini perang bau," putusnya.

Mochi pun berjongkok—tapi bukan jongkok biasa. Dengan gerakan slow-motion ala film laga, kedua kaki belakangnya tiba-tiba nangkring mulus ke atas tembok, tubuhnya berdiri vertikal sempurna kayak pesenam Olimpiade, sementara kaki di depannya tetap kokoh mencengkeram tanah. Menggali! Mode handstand aktif.

Berikut isi hati dan strategi perang Mochi selama aksi akrobatik itu berlangsung:

Pertama,  soal ketinggian. 
Hidung Bronson berada di zona pinggang manusia, jadi kalau Mochi pipis sembarangan di tanah, baunya hanya "notifikasi bawah tanah" yang diabaikan. 

Dengan handstand , lubang kencingnya naik kelas ke level hidung. Sekarang baunya bukan sekadar pesan masuk, melainkan pop-up notifikasi darurat yang menyala terang di layar utama HP.

Kedua , taktik gertakan. 
Mochi sadar betul ukuran aslinya tampak udara, tapi lewat semprotan tinggi ini, 

Bronson yang mengendus pun bakal kena delusi: "Wah, penghuni baru ini pasti tingginya dua meter, punya dada bidang, dan betisnya sekeras beton!" 

Itu bukan sekedar membuang-buang udara—ini adalah tindakan psikologis maut yang akan membuat Bulldog itu mikir dua kali.

Ketiga , jangkauan dan durasi. 
Karena badan vertikal, kencing udara Mochi gak cuma jatuh sebagai satu titik.

Ia berubah jadi aliran seni abstrak yang membasahi tiang listrik dari ujung kepala sampai ujung kaki. 

Jejak baunya memanjang megah bagaikan "Wall of Fame" yang tahan lama, jauh lebih epik dari sekedar status WhatsApp yang hilang dalam 24 jam.

Keempat , soal anatomi dengan gaya. 
Mochi Panggang dalam hati: "Kenapa harus sok-sok angkat satu kaki kayak si jantan?"

Panggul betina itu desainnya berbeda. Kalau maksa angkat satu kaki, pasti oleng dan jatuh terguling-guling ke selokan. 

Handstand justru paling stabil karena dua kaki depan berfungsi sebagai penahan sempurna—lebih mantap dari tripod kamera profesional!

Usai misi berdarah (eh, berkencing), Mochi turun dengan gaya anggun, mengibaskan bulu, lalu melenggang pergi dengan kepala tegak. 

Dari penginapan, Bronson mendekati tiang, mengendus pelan—lalu mata di sekeliling melotot. Ia mundur memilih, dua langkah, dan akhirnya kabur terbirit-birit tanpa gengsi.

Di sisi lain, pemilik Mochi cuma bisa geleng-geleng kepala sambil memegang tali: "Anjingku habis pipis sambil yoga, eh anjing gede di sebrang malah kabar-kaburan. Ini mah dunia terbalik."

Pesan moral versi Mochi:
"Kencing bukan buang hajat, ini panggung pamer kekuatan! 

Semakin tinggi semprotannya, semakin tinggi pula reputasimu. 

Apalagi kalau lagi pede atau birahi meledak—jangan bilang ini handstand , sebut saja konser tunggal yang mengejutkan taman!"

Oleh : Priono Subardan
Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa, k9Canda, k9fit, Rasa1Jiwa
Artikel ini adalah bagian dari program #k9candaEdisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup hewan kesayangan.


Ambulans, Trauma, dan Pilihan Belok Kiri


K9Canda - Begitu ngobrol-ngobrol sama Mas Hadi soal ambulans kemarin, tanpa sadar otakku langsung flashback ke masa lalu. Bukan ke masa kejayaan, tapi ke masa di mana aku hampir menjadi pemeran figuran di film horor ambulans.

Ceritanya, aku kenal sama sosok putri, singkatnya "S" ketika dia kelas 3 SMA St. Maria yang kemudian hijrah ke Universitas Widya Mandala. Manado asli, baik hati, ramah, senyumnya bikin lupa waktu.

Tapi jangan salah, di balik senyum manis itu, dia dan kakaknya memegang kendali 6 unit ambulans di Surabaya. Ya, enam! Sementara papa-mamanya di Jakarta juga bergelut di usaha yang sama—artinya, satu keluarga memang terisi penuh sama sirine dan lampu merah.

Awalnya aku mengenalnya sebagai "gadis pengusaha ambulans" yang biasa. Ada yang aneh, sampai suatu siang aku mampir ke rumahnya. Biasanya selalu malam, jadi tidak pernah melihat suasana sekitar.

Begitu siang itu datang, garasi posisi pojok, garasi di belakang dengan pintu sendiri dari samping. Tiba-tiba—plong!—dua ambulans masuk jalan samping rumahnya.

Dengan polosnya aku bertanya, "Kok ada ambulans masuk ke situ, Sher? Lagi ada yang sakit?"

Dia jawab santai sambil nyeruput es teh, "Ya itu usaha aku dan kakak, Mas. Memang dari situ operasionalnya."

lho? Selama ini yang kuanggap garasi mobil pribadi, ternyata markas pasukan tempur kesehatan.

DIMINTAI ANTAR
Sampai suatu malam, "S" meminta bantuan ke belakang rumah mau ngeluarin mobil. Katanya mau ke TP (Tunjungan Plaza). 

Saya pikir mobilnya sama dengan umumnya. Sementara aku kesana pakai JipOpenCup (hanya dipakai malam hari), yang tidak mungkin dipakai bertiga (kursi hanya 2).

Eh, sampai di garasi, berjajar rapi 6 ambulans. Dan mobil yang dia maksud? Ya, salah satu ambulans itu!

Dag Dig Dug!
 Jantung utamaku langsung Breakdance. Aku batalkan niat ikut ke TP bertiga. Meski dipaksa-paksa, aku tetap kekeuh nolak.

Kenapa? Karena logikaku ngenes: aku lelaki, pulang malam, pasti dimintai tolong masukin ambulans ke garasi. 

Kalau masukin motor aja kadang masih serempet, apalagi ambulans sepanjang itu? Ditambah lagi...siapa yang tahu di dalamnya ada "penumpang" yang nggak kelihatan?

D rumahnya memang ada anjing Herder. Tapi, bisa dirumah. Tidak ikut menemani masuk garasi.

Maka aku pun memainkan jurus andalan anak 90-an: pager radio berbunyi. "Waduh, "S", kantor Surabaya Post manggil. Ada berita panas. Junior kayak aku wajib lapor!" 

Alhamdulillah, pamit lancar tanpa kondisi buruk.

HALUSINASI
Sampai di rumah, pikiran dan halusinasi bersatu menjadi film horor dadakan.

Apalagi dulu pernah suatu malam aku melihat lampu dalam ambulans menyala sendiri. Sherly bilang itu biasa—tanda besok ada yang sewa ambulans.

“Biasa aja, Mas,” katanya. Sementara aku dalam hati: Biasa? BISA?! Lampunya nyala sendiri kok biasa?!

Sejak saat itu, setiap ada rencana ke rumah "S" malam hari, selalu kutunda. Apalagi lingkungan rumahnya suuuueeepi, bisa mendengar suara jangkrik bersaing sama detak jantungku sendiri.

Akhirnya, setelah melalui pertimbangan panjang—plus konsultasi sama hati kecil, sama kucing tetangga, sama mimpi-mimpi aneh—aku membuat keputusan besar: 
Terus berteman dengan Sherly yang baik hati itu, atau belok kiri?

Dan penjelasannya... (drum roll)... Aku pilih belok kiri! Bukan karena dia jahat, tapi karena aku belum siap punya "pasangan" yang setiap malam bisa bawa pulang kerja dalam bentuk ambulans. 

Terlalu banyak sirine dalam hidupku, padahal aku hanya butuh ketenangan dan mungkin ... taksi. πŸ˜…

MORAL CERITA
Teman itu penting, tapi nyali dan logika juga. Dan jika kamu naksir pengusaha ambulans, pastikan dulu kamu siap dengan lampu-lampu yang suka menyala sendiri.

Karena cinta itu buta, tapi ambulans itu punya lampu! 🚨

- oleh : Priono Subardan, dalam pengalaman pribadi.


Sofa Kredit Belum Lunas, Eh Dijadikan Cat Scratcher oleh Yang Punya Kuasa (Baca: Kucing)


K9Canda - "Dasar kucing tidak paham harga mahal furniture, dan beli kredit, malah dicakari!" — itulah jeritan hati pemilik rumah yang sofa barunya kini bergaya distressed look ala cakar kuku.

Alas duduk bolong? Kaki meja jadi sasaran empuk? Tenang, Anda tidak sendirian. Si Putri Bulu kesayangan ternyata punya hobi merusak furnitur, apalagi yang masih dicicil. 

Iya, cicilan sofa 24 bulan, tapi cakaran sudah 24 lubang. Kurang ajar banget, ya?

Atas hal tersebut, kadang ada anggota keluarga yang emosian—teriak-teriak atau gepok si kucing. 

Bahkan ada yang sampai berpikir ekstrem: cabut cakar (declaw). 

Eits, jangan! Itu namanya mutilasi, bikin si kucing kesakitan kronis dan kelakuannya malah makin kacau kayak sinetron.

Memarahi atau memukul juga cuma bikin kucing stres. Dan kalau stres, dia akan mencakar LEBIH BANYAK—sebagai pelampiasan. 

Itu kayak manusia yang habis dimarahin bos, lalu belanja online sampai boncos. Bedanya, dia pakai cakar.

Kenapa sih kucing suka mencakar furnitur?

Bukan karena jahat. Ini naluri, Bro. Sama kayak kamu yang gak bisa berhenti scroll medsos. Berikut tujuannya:

· Marking territory – Di sela jari kakinya ada kelenjar bau. Cakaran itu menyisakan aroma yang cuma bisa dideteksi kucing lain. Kayak pesan rahasia: "INI PUNYA GUA, NYET!"

· Ngerawat kuku – Mengelupas selubung kuku tua. Kayak kita potong kuku, tapi versi seru dan ngerusak.

· Peregangan otot – Terutama punggung dan bahu. Kayak yoga, tapi tanpa matras.

· Meluapkan stres atau bosan – Sama seperti manusia yang gigit kuku atau jajan terus saat suntuk.

Cara mengatasi (tanpa bikin rumah jadi medan perang)

Sediakan tiang garukan yang "lebih enak" dari furnitur
Pilih yang tinggi (seukuran kucing berdiri dengan kaki depan ngaceng), kokoh (gak goyang kayak meja warteg), dan berbahan sisal alami atau kardus tebal. 

Taruh tepat di depan sofa kesayangan, lalu perlahan pindahin ke sudut idaman.

Bikin furnitur gak menarik
Tempelin double tape atau aluminium foil di area favorit — kucing benci tekstur lengket/mengkilap. 

Atau semprot pewangi jeruk (campur air+perasan lemon). Kucing paling anti aroma citrus, kayak kita anti spoiler film.

Alihkan + kasih hadiah
Setiap kali dia mendekati furnitur, tepuk tangan atau bilang "ssst!" (jangan kenceng-kenceng amat, cukup buat mengganggu). 

Lalu arahkan ke tiang garukan. Begitu dia mencakar tiang, langsung kasih snack atau pujian lembut dalam 1-2 detik. Kayak ngasih bonus buat karyawan terbaik.

Potong kuku rutin (2-3 minggu sekali)
Cakaran akan kurang nge-doom. Ibarat musuh pake pisau tumpul.

Kurangi energi dan stres
Mainin dengan rod atau laser pointer minimal 2x sehari, masing-masing 10-15 menit. 

Kalau kucing cenderung cemas, pasang Feliway diffuser (feromon sintetis). Bisa juga sambil nyanyiin lagu sedih, tapi yang penting si kucing happy.

Yang TIDAK boleh dilakukan:
❌ Memarahi atau memukul – hasilnya? Stres + cakaran makin menjadi.
❌ Mencabut cakar (declaw) – mutilasi, sakit kronis, perilaku tambah semrawut. Jangan.

Bonus: Kalau 2 minggu gak berubah...
Coba ganti jenis tiang garukan (vertikal ke horizontal, atau kardus ke sisal). Soalnya setiap kucing punya selera beda-beda kayak orang milih bakso.

Ohiya, soal SISAL:
Sisal itu serat alami dari daun tanaman Agave sisalana. Kuat, kasar, dan sengaja dipilih buat tiang garukan karena:

· 🐾 Teksturnya pas di hati kucing (dan cakar).
· πŸ’ͺ Awet kayak cinta monyet.
· πŸ”„ Bahan alami, aman kalau dijilat (meski gak direkomendasi jadi lauk).

Selamat mencoba, semoga sofa kredit selamat sampai lunas! πŸ±πŸ’Ί

Dan ingat: kucing tidak paham inflasi, apalagi cicilan. Yang dia tahu, cakar itu enak.

Oleh : Priono Subardan

Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa & K9Canda

Artikel ini adalah bagian dari program #k9Dewa#k9CandaedisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup anjing dan hewan piaraan lain.

Bukan Kehendak Mereka, tapi Ulah Manusia: Rahasia di Balik Perang Dingin Anjing Vs Kucing


K9Canda - Suatu hari, si Kucing Oren sedang asyik bersantai di teras. Tiba-tiba, si Anjing Brown melompat dan mengejarnya heboh. Oren kaget setengah mati.

"Guk! Guk! Pergilah, Oren!" teriak si Coklat.

"Heh, lo kenapa sih, Brown? Gue lagi santuy!" balas Oren sambil menyalakan pagar.

Tapi keesokan harinya, pemandangan berubah. Brown dan Oren malah tidur berdua di atas karpet, saling bersandaran. Manis.

Kok bisa?

Anjing & kucing bersahabat


Begini ceritanya.
Ternyata, dulu Brown kecil pernah melihat sang majikan mengusir Oren dari dapur.

Tuannya berkata, "Ssst! Hus! Pergi sana, kucing!" sambil mengacungkan sapu.

Sejak saat itu, Brown punya kenangan buruk tentang kucing. Setiap lihat Oren, dia ingat sapu dan bentakan. Maka jadilah Brown "polisi dadakan" yang mengejar Oren setiap saat.

Tapi suatu hari, putaran mulai berubah. Tuannya memberi makan Oren di dekat Brown sambil bersantai keduanya. Tuannya juga mengajak Brown bermain bola di samping Oren yang sedang tidur.

Brown bingung: "Lho, bos saya dulu benci kucing, sekarang kok sayang?"

Karena Anjing adalah makhluk paling setia sedunia, dia hanya butuh waktu sebentar untuk menyesuaikan diri. 

Begitu bagusnya menunjukkan kedamaian, Brown pun mengikuti. Oren yang awalnya was-was akhirnya santai lagi.

Jadi, berantem itu bukan pilihan mereka — tapi cerminan kita.

Pesan moral: Jangan sampai anjing melihat kita merasa buruk. Sebab, dia akan meniru itu seumur hidupnya. Mau marah-marah? Boleh. Tapi ingat, anjingmu akan jadi "rekaman" dirimu. 😁

(Sumber kisah: hasil nguping pembicaraan Brown & Oren, via K9Canda)

Oleh : Priono Subardan

Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa & K9Canda

Artikel ini adalah bagian dari program #k9Dewa#k9CandaedisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup anjing kesayangan.




Sandal Kesayangan Hancur? Tenang, Anjingmu Bukan Psikopat. Dia Cuma Galau


K9Canda - Suatu sore, kamu pulang kerja. Sepatu kets favorit yang baru kamu beli seharga satu minggu nasi Padang, kini berubah menjadi koleksi karet tak berbentuk. Remote TV hilang tombolnya. Kusen pintu bergerigi kayak gigi hiu.

Reaksi pertama: "ANJING! (Kamu umpat sambil berteriak ke anjingnya)"

Umpatan itu, bak Pembukaan (Dramatis ala sinetron)

Tapi tunggu. Kamu baru saja memaki makhluk berbulu yang saat ini menyambutmu dengan ekor bergoyang 180 derajat dan mata basah penuh cinta. 


Siapa sebenarnya yang salah?

Plot Twist: Dia Bukan Dendam, Dia Cuma Cemas
Kita sering banget salah baca. Anjing yang mengunyah sandal itu tidak sedang merencanakan kudeta. Dia juga tidak marah karena kamu lupa ngasih jatah ciuman pagi.

Faktanya lebih sedih dan lucu sekaligus:
Dia melakukan itu karena cemas, bosan, atau stres. Iya, anjing bisa stres. Stresnya bukan karena utang, tapi karena kamu pergi tanpa pamit.

Bayangkan kamu ditinggal pacar di mal tanpa HP. Itu yang dia rasakan. Bedanya, dia nggak bisa chat. Jadi dia kunyah sandal.

Anjing Gak Punya HP, Tapi Punya Endorfin


Mengunyah itu buat anjing seperti manusia yang main HP sambil tiduran. Menenangkan. Begitu rahangnya mengunyah sandal (yang beraroma keringat  kamu), otaknya melepas endorfin.

Artinya: sandalmu yang hancur itu sebenarnya pelukan darurat versi gigitan. Romantis? Sedikit. Mahal? Iya. Tapi itu bahasa cinta mereka yang salah sasaran.

Konflik: Bukan Sandal Sembarangan, Tapi Barang yang Bau Kamu!

Itu lucu sekaligus penting:
Anjing nggak akan pernah merusak sapu atau ember (kecuali bosan tingkat dewa). Target favorit mereka adalah:
✅ Sandal jepit kamu
✅ Kaos kotor yang belum dicuci sebulan
✅ Bantal yang setiap malam kamu peluk

Kenapa? Karena bau kamu = rasa aman. 

Jadi mereka mengunyah benda itu untuk mengundang “kamu” hadir di saat kamu lagi pergi.

Mirip seperti orang yang tidur sambil memeluk baju bekas mantan. Same energy.

Investigasi Gaya Detektif: Stres atau Bosan?
Ini bagian penting (tetap lucu, tapi serius). Bedakan dengan 5 pertanyaan ini:

Gejala Stres (Separation Anxiety) Bosan/Malas
Kapan merusak? Pas kamu ambil kunci motor (stres); Setiap saat, bahkan pas kamu ada di sebelah (bosan/malas)

Barang incaran? Sandal, bantal, pakaian kotormu (Stres); Kabel, kardus, kaki meja (Bosan)

Pas kamu pulang? Panik histeris, ngompol sedikit (maaf) (Stres); Senang biasa, terus gak peduli lagi (Bosan).

Sebelum kamu pergi? Mondar-mandir kayak lagi nunggu SPBU kosong (Stres); Tidur guling-guling (Bosan)

Lokasi kerusakan? Dekat pintu depan (Stres); Seluruh rumah (kaos kaki di dapur) (Bosan)

Contoh kasus ala drama:


· Anjing A: kamu baru masuk kamar mandi 5 menit, dia sudah mengunyah karet sandal.
    → Dia butuh terapi, bukan marah.

· Anjing B: kamu lagi duduk di sampingnya, dia asyik mengunyah kabel charger.
    → Dia butuh mainan baru, bukan hukuman.

Plot Penting: Ditinggal Sebentar Saja Bisa Bikin Panik

Banyak yang mengiira, kecemasan perpisahan cuma terjadi kalau kamu pergi kerja 9 jam. Salah besar.

Ada anjing yang mulai panik begitu kamu tutup pintu kamar mandi. Dia dengar suara kunci, dia sudah gelisah kayak artis yang ditanya soal gosip.

Jadi jangan pernah bilang, “Ah aku cuma ke dapur sebentar.” Buat dia, satu menit terpisah = selamanya.

Solusi Gak Pake Ribet (Tapi Ilmiah)
Kamu bisa jadi pahlawan tanpa harus beli mainan mahal:

✅ Tinggalkan pakaian bekasmu (yang sudah diremas). Letakkan di dekat tempat tidurnya.

Pergi sebentar demi sebentar (latihan: tutup pintu 5 detik, lalu masuk lagi. Naikkan perlahan).

Kasih mainan puzzle – misalnya camilan disembunyiin di gulungan handuk bekas.

Jangan ngomong "dadah" dramatis – kamu pergi biasa saja, tanpa pelukan panjang.

Yang paling penting: JANGAN DIMARAHI. Marah = dia pikir kamu marah karena dia sedih. Nanti stresnya makin parah.

Penelitian NASA (Bohong) Anjing Kampung Paling Cemas

Border Collie

Penelitian tidak resmi (tapi fakta sih) menyebutkan bahwa anjing kampung, Border Collie, Chihuahua, sampai Golden Retriever termasuk paling sering cemas saat ditinggal.

Tapi jangan salah, anjing kampung itu juara. 

Mereka justru paling sering selamat dari kecemasan kalau diajak komunikasi baik. 

Jadi nggak ada alasan untuk nyerah.

Pesan Moral (Dengan Gaya Sarcasm Friendly)

Jadi, kalau besok kamu nemu sandal jadi abu-abu tak berbentuk, jangan langsung teriak "ANJING!!"

Coba tarik napas, ingat artikel ini, lalu katakan:
"Oh, kamu cemas ya? Maafkan aku. Besok aku belikan mainan puzzle. Tapi jangan sentuh sepatu baruku lagi, please."

Ingat:
Anjing yang destruktif tidak butuh pukulan. Dia butuh pelukan (atau setidaknya kaos kotor kamu/ pemilik ).

Oleh : Priono Subardan

Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa & K9Canda

Artikel ini adalah bagian dari program #k9Dewa#k9CandaedisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup anjing kesayangan.


Bila Anjing - Kucing Tak Bisa Bilang Lambung Bermasalah (2)πŸ˜‚

(DETEKSI LAMBUNG 2 dari 2 bagian). Bila lihat anjing - kucing bermalas-malasan, itu sering kali bukan dipengaruhi oleh pikiran atau angannya.

Makan pun ogah-ogahan. Itu juga bukan disebabkan rasa bosan. Sebagaimana manusia, yang punya beragam selera.

Lambung bermasalahpun si anjing tak bisa bilang, hal yang dideritanya. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Maka, deteksi dulu lambung si anjing. Jangan keburu diberi obat pengusir asam lambung,

Cara awam mendeteksi, beri tempe layu atau maksimal kadaluarsa 4 hari. Bila menyantapnya, berarti lambung bermasalah. Tempe layu yang disantap, akan menetralkannya. Tanpa disertai muntah.

Kualitas tempe layu dimaksud setidaknya sama dengan bahan tempe mendol.

Cara lain, klik tulisan #deteksilambunganjing1dari2tulisan

#prionosubardan #lambunganjing #anjingmakantempelayu #k9canda

Bila Anjing - Kucing Tak Bisa Bilang Lambung Bermasalah (1) πŸ˜‚

(DETEKSI LAMBUNG 1 dari 2 tulisan). Bila lihat anjing - kucing bermalas-malasan, itu sering kali bukan dipengaruhi oleh pikiran atau angannya.🀭

Makan pun ogah-ogahan. Itu juga bukan disebabkan rasa bosan. Sebagaimana manusia, yang punya beragam selera.πŸ™„

Lambung bermasalahpun si anjing diam. Tak bisa bilang, hal yang dideritanya. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Maka, deteksi dulu lambung si anjing. Jangan keburu diberi obat pengusir asam lambung.

Cara awam mendeteksi, ajak ke rerumputan. Bila menyantapnya, berarti lambung bermasalah. Rumput yang disantapnya, merangsang anjing muntah. Lalu netral lagi.

Ojo malah "dihardik", bila menyantap rumput. "Mengobati diri sendiri dari lingkungan sekitar kok ora boleh". Itu karunia dariNYA.

Cara lain, klik  #Bila Anjing tak Bisa Bilang Lambung Bermasalah - bag.2





Anjing Tak Selalu Pilih Makanan Lewat Aroma, Meski Tidak Bisa Baca 🀭


Anjing Pilih Makanan Tak Selalu Lewat aroma, Meski Tidak Bisa Baca🀭🀭🀭🀭

Kecenderungan umum, anjing memilih makanan melalui aroma. Penciuman.

Hal itu lebih dikarenakan anjing memiliki keterbatasan. Tidak bisa membaca πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜….

Oleh sebab itu, meski makanannya bertuliskan DogFood - bertuliskan Ayam atau Sapi, selalu dicium dulu si aroma, sebelum menyantapnya.

Selain itu, khususnya yang telah menjadi peliharaan keluarga, anjing memilih makanan seperti yang secara langsung dilihat, dikonsumsi pemiliknya.

Oleh sebab itu, si Anjing selalu memperhatikan sang pemilik memakan apapun. Diperhatikannya secara seksama. Misalnya Semangka, duren atau dan lain lain.

Bila sang pemilik memuntahkan makanan yang disantapnya, si anjing pun akan mengikuti membuang kembali makanan yang sama, yang diberikan pemilik.

Maka tidak heran, bila melihat anjing suka pedas. Itu seperti anjing sekitar Bandara Juanda, Surabaya. 

Anjing demikian itu karena seringnya melihat langsung, sosok-sosok manusia, penikmat pecel lele di sekitarnya.

Maka ketika diberikan produk #k9ransum, orang-orang sekitarnya berkomentar. "Campur sambal pak, anjing itu suka", katanya.

Tentu ini berdasarkan pengalaman. Bukan burung yang  bercerita.🀭

#prionosubardan #k9canda #anjingpiliharoma

Anjing Makan Ubi Rebus, Baik. Itu jarene. Itu katanya


Anjing Makan Ubi Manis, adalah Baik. "Itu Jarene. Itu Katanya. Riil nya Beda"

Kata Si A, Ubi manis rebus, bisa bikin anjing xyz. Kata si B, Ubi manis ungu rebus, bisa bikin Anjing zyx. Kata si C, D hingga si Z, bisa bikin ini itu dan sebagainya. Semua serba katanya. Serba "jarene".

Padahal, berdasarkan pengalaman, ubi rebus bagi anjing hanya untuk memenuhi lapar.  Nutrisi yang dikandungnya, sangat rendah, yang diserap anjing.

Bukti nya, kondisi pup amat jelek. Volume pup yang dikeluarkan juga buuuuaaanyak. Dampak menggembirakan, tidak ada. Juga membuahkan kurus.

Untuk manusia pun, Ubi yang disebut pula dengan Telo, telah sejak lama digantikan produk makanan lain, sebagai menu harian. Kecuali kepentingan diet.🀣

#prionosubardan #anjingmakanubimanis # anjingmakanubirebus

Anjing - Kucing Berantem, bukan Keinginan Mereka


Seringkali kita melihat Anjing dan Kucing selalu berantem. Selalu berkejaran, bagai matahari dan rembulan. Tak pernah bertemu

Namun, acapkali kita dibuat tersenyum. Itu bila melihat tingkah Anjing dan kucing, bersahabat. Begitu mesra.

Itu realita. Mereka berdua sesungguhnya, tidak ada keinginan untuk saling bertengkar. Coba ditanya, bila ingin tahu jawabannya.🀭🀭🀭

Jadi anjing - kucing, berantem atau rukun sesungguhnya bergantung kita.

Sebagaimana sifat dasar anjing, sosok hewan paling setia didunia.

Karena kesetiaannya itu, anjing selalu menjalankan kebiasaan yang dilakukan bos nya.

Ketika sang bos menghalau hewan ternak, si anjing akan mengikutinya. Tidak akan menerkamnya.

Bila si anjing melihat sekali saja, sang bos menghardik kucing, selamanya pula anjing mengikutinya. 

Itulah yang terjadi, kenapa anjing - kucing berantem atau rukun bergantung kita?

Maka sebaiknya,  hindarkan anjing melihat kita melakukan hal-hal ynag tidak ingin si anjing mengikutinya. Ini pokok.

#prionosubardan, #k9canda

Penting, Pagi Lihat Pup Anjing, demi Tentukan Menu Lanjutan


Melihat Pup anjing yang pertama pagi hari, salah satu cara bijaksana ingin mengetahui menu asupan selanjutnya yang perlu disiapkan.

Kenapa harus mengamati pup anjing? Ini pertanyaan mendasar, yang jawabannya pasti, jika ditanya pun si anjing tidak akan paham atas pertanyaan kita.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Kalaupun bisa menjawab, pasti kita tak akan bisa mengartikannya.🀭🀭🀭🀭

Maka melihat langsung kondisi pup pagi, adalah keputusan bijaksana.

Kalau pup lembek, lengket, bau, ini artinya anjing butuh asupan ber kalsium. Seperti produk #k9ransum_AD.

Bila wujud pup utuh. Malah cepat keras, si anjing butuh menu pelembek, seperti terkandung didalam produk #k9ransum_AK atau produk #k9ransum_EP.

Secara umum, anjing doyan menu apapun. Terutama kondisi sangat lapar. Itu hanya untuk mengusir lapar, selanjutnya dibuang lagi lewat pup yang volumenya ekstra berlebih.

#prionosubardan #k9ransum #k9canda

Anjing Lebih Berkomitmen, Emoh Daging Terus Menerus


Anjing lebih selektif dari manusia, daging sapi emoh kebanyakan. Setidaknya lebih berkomitmen, dalam hal makanan.

Mayoritas manusia lebih mengunggulkan kenikmatan. Sementara, anjing lebih mengutamakan nutrisi yang sedang dibutuhkan.

Anjing-anjing trah besar, misalnya, bakal "emoh" daging sapi. Kualitas terbaik sekalipun. Itu terutama bila diberikan terus menerus. Berdasarkan pengalaman, selama 5-7 hari. 

Beda dengan manusia. Meski sudah berkolesterol dan berasam urat, masih juga berselera. Pun manusia yang jalannya sudah "digluk-digluk".

Anjing "emoh" daging, karena si Anjing mulai membutuhan kandungan kalsium -- alami terdapat pada tulang.

Maka, bila anjing melahap #k9ransum_AD. Bahan Ayam Dada plus Tulang Rawan Mentah Giling, tak pernah bosan. Selamanya doyan.

Bisa dibuktikan !!!!

#prionosubardan #k9canda


K9ransum Campur Doa

Di antara pelanggan  #k9ransum - Makanan Anjing, sering mengajukan pertanyaan terkait produk makanan anjing jenis raw, yang diproduksi #k9ransum.

Umumnya mereka heran. Dengan asupan k9ransum, utamanya jenis #K9ransum_AD, tak pernah bosan. Khususnya anjing-anjing jenis besar.

Selain itu, pup yang dikeluarkan sangat normal. Pun "pip" nya -- karena volume minum yang juga normal.

Atas semua itu, pertanyaan yang sering dimunculkan, justru kecurigaan. "Produk k9ransum itu dicampuri apa ... ?", tanya mereka.

Karena memang tanpa dicampuri apapun, kejujurannya harus dimunculkan. "Dicampuri doa ....," sambil guyon  sang empunya produk, menjawabnya.

Hmmmm .... mendengar jawaban itupun lalu semua jadi terbahak ....hahahahaa. πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

#prionosubardan, #k9canda

"Kirim Foto Pup, Jangan Original"



(Secuil cuplikan tanya jawab kesehatan anjing lewat WA)
Priono Subardan seringkali menerima pertanyaan keluhan kesehatan dari pemilik anjing, juga dari pelanggan pakan, k9ransum, yang dilayaninya.

Kecenderungan, Priono hanya minta kiriman foto pup close up yang pertama pagi hari.

"Foto aja lho. Jarak dekat. Bukan aslinya", katanya 🀣🀣🀣🀣

Bila original-nya, menurut Priono malah merepotkan. Harus pergi ke ekspedisi, menitipkan pup yang dikirim ke tempat PrionoπŸ€£πŸ˜ƒπŸ˜›

"Apalagi kiriman telat, malah menyulitkan mendeteksinya. Bentukpun pasti sdh berubah. Tak lagi enak dipandang", kata Priono dengan senyum khas nya.

JAWABAN ANJING
Kenapa tidak menanyai langsung ke Anjingnya? Itu juga yg dihindari oleh Priono.

"Menanyai langsung, juga merepotkan. Karena ngobrolnya lewat WA, dan anjing manapun tidak kenal WA-an", katanya sambil tertawa.

Kalaupun sedang berada di lokasi, hal itu tetap tidak dipilih untuk dijalani. 

"Pasti pemilik anjing tidak bakal percaya omongan yg dikeluhkan anjing", katanya lagi sembari tersenyum.

Yang pasti, kesehatan anjing antara lain bisa dilihat dari kondisi pup. Begitupun baik buruknya asupan yg diberikan. Menu sehat, selalu membuahkan pup yang sedikit. (k9canda)

Mochi Nge-Handstand Demi Tampak "Gede"

K9CanDa - Namanya Mochi, si betina mungil yang badannya cuma sebesar roti tawar—imut, bulat, dan mudah digendong. Suatu saat sakit, saat di...